Download Skripsi Teknik Elektro Judul= APLIKASI SENSOR PASSIVE INFRA RED (PIR) DAN SENSOR UV-TRON SEBAGAI DETEKTOR BAYI DAN DETEKTOR API PADA MOBILE ROBOT ROCEROS-08


ABSTRAK

Laporan akhir ini menjelaskan tentang aplikasi sensor PIR dan sensor UV-Tron pada mobile robot Roceros-08. Sensor PIR dipakai pada sistem kontrol Buzzer otomatis (terdiri dari sensor Passive Infra Red, Mikrokontroler ATMEGA 8535, dan Buzzer), sedangkan sensor UV-Tron dipakai pada sistem kontrol kipas otomatis (terdiri dari sensor UV-Tron, Mikrokontroler ATMEGA 8535, dan Driver motor DC kipas) pada Mobile Robot Roceros-08. Dari hasil pembelajaran dapat disimpulkan bahwa saat mendeteksi objek, sensor PIR dan sensor UV-Tron menghasilkan logika ”1” dan saat tidak ada objek sensor PIR dan sensor UV-Tron menghasilkan logika ”0”. Mikrokontroler melakukan proses manipulasi operasi sesuai dengan logika pengandaian (conditional logic) untuk mendapatkan output yang di kehendaki. Apabila ada objek berupa lampu pijar 15 Watt terisolir, maka mikrokontroler memberi logika ”1” pada input buzzer. Sedangkan apabila adaobjek berupa api, mikrokontroler memberi logika ”1” pada input driver motor DC kipas. Keluaran tinggi (logika ”1”) mikrokontroler sebagai input kaki basis transistor pada rangkaian driver motor DC kipas menyebabkan transistor berada pada keadaan saturasi. Akibatnya relay mendapat arus dan menghasilkan induksi yang menyebabkan switch Normally Opened menjadi tertutup. Dengan demikian motor DC kipas mendapat suplai arus dari sumber tegangan 12 Volt. Keluaran tinggi (logika ”1”) mikrokontroler sebagai input buzzer juga menyebabkan buzzer aktif (mengeluarkan suara). Untuk mengaktifkan buzzer tidak perlu menggunakan driver, karena cukup dengan tegangan 1,5 Volt buzzer sudah menjadi aktif.

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Banyak penelitian yang telah dilakukan mengenai robot mengingat robot memberikan manfaat bagi kepentingan manusia, seperti untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian yang tinggi, melakukan pekerjaan dengan resiko bahaya yang tinggi atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan tenaga yang besar dan lain sebagainya. Mobile Robot Roceros-08 dibuat sebagai salah satu penelitian prototip bentuk robot dalam ukuran kecil. Dalam penelitian yang dilakukan, robot diberi tugas mencari keberadaan “bayi” dan api dalam suatu arena (Track) dan kemudian mengeksekusinya. Penelitian yang dibuat lebih banyak membahas hal-hal yang berkenaan dengan perangkat keras yang membentuk robot. Hal yang berkenaan dengan perangkat lunak disertakan juga di dalam penelitian ini, tetapi masih harus dikembangkan lebih lanjut. Mobile Robot Roceros-08 merupakan salah satu peserta Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2008 Divisi Expert Single. Spesifikasi Mobile Robot yang bernama “Roceros-08” ini disesuaikan dengan peraturan-peraturan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2008 yang bertemakan Robot Cerdas Pemadam Api untuk Divisi Expert Single, Seperti dimensi robot yaitu untuk panjang, lebar, dan tinggi robot harus tidak lebih dari 30 cm.(Panduan KRCI 2008) Mobile Robot Roceros-08 tersusun atas tiga buah sensor sebagai pengindra seperti Sensor sebagai detektor dinding (penghalang), sensor Infra Red Passive Infra Red sebagai detektor bayi, dan sensor UV-Tron sebagai detektor api yang kesemuanya berbasiskan mikrokontroller AVR ATMEGA8535 Di dalam Kontes Robot Cerdas 2008 divisi Expert Single, tugas utama robot adalah mencari keberadaan bayi dan api kemudian mengeksekusinya. Bayi disimulasikan dengan boneka yang diberi lampu pijar 15 watt yang terisolir (agarcahaya tidak keluar) dan api disimulasikan dengan lilin. Pengeksekusian bayi dilakukan dengan mangaktifkan alarm atau Buzzer, sedangkan pengeksekusian api dilakukan dengan memadamkannya. (Panduan KRCI 2008) Setiap obyek yang dapat menghasilkan panas juga menimbulkan pancaran sinar IR, termasuk tubuh manusia dan hewan.Sensor.(1) Lampu pijar yang menyala dapat menghasilkan panas, sama halnya dengan tubuh manusia yang juga dapat menghasilkan panas. Sensor PIR dapat merespon perubahan perubahan pancaran sinyal infra merah yang dipancarkan oleh tubuh manusia. Sensor PIR terbuat dari bahan kristal yang akan menimbulkan beban listrik ketika terkena panas dan pancaran sinyal infra merah. Perubahan intensitas pancaran dari sinyal infra merah juga menyebabkan perubahan beban listrik pada sensor.

Elemen-elemen pada sensor juga sensitif terhadap penyinaran yang melebihi lebar jangkauan, sehingga ditambahkan filter pada kemasan TO5 untuk membatasi pancaran tubuh manusia. (http://www.eth0.web.id/comments/30/) Api dari lilin memancarkan sinar ultraviolet. Hamamatsu UV-Tron R2868 atau biasa disebut dengan sensor UV-Tron adalah sebuah sensor yang dapat mendeteksi adanya sumber sinar ultraviolet. Sensor UV-Tron bisa mendeteksi radiasi ultraviolet sekurang-kurangnya 5 meter.

http://www.robotindonesia.com

Dengan konsep Mobile Robot Roceros-08 yang sederhana, Mobile Robot ini dapat dikembangkan menjadi suatu Fire Extinguisher Machine atau mesin pemadam kebakaran yang nyata dengan memodifikasinya menjadi sebuah robot yang lebih kompleks sehingga dapat meringankan tugas para pemadam kebakaran.

1.2 Perumusan Masalah

Setelah melihat latar belakang di atas maka dapat ditarik suatu perumusan masalah utama yaitu bagaimana menghasilkan suatu alat berbasiskan mikrokontroler AVR ATMega8535 yang dapat mengontrol gerakan sebuah Robot Mobil dengan pengaturan arah putaran motor DC yang mampu bereksplorasi secara otomatis menelusuri track atau arena yang telah dibuat hingga menemukan bayi kemudian menandainya dengan buzzer dan menemukan posisi lilin berada serta memadamkan apinya. Robot ini akan berekspolari menelusuri lorong-lorong dan ruangan yang ada dengan pendeteksi berupa sensor Infra Red. Sebagai indikator keberadaan bayi pada sebuah ruangan digunakan sebuah boneka yang disebelahnya diletakkan lampu pijar 15 watt yang terisolir. Pada robot digunakan sensor Pasif Infra Red (PIR) untuk menemukan keberadaan bayi dan sensor UV- Tron untuk menemukan posisi lilin.

Mengingat dan menimbang masalah yang terkait dengan Mobile Robot Roceros-08 cukup luas serta keterbatasan pengetahuan dan kemampuan yang penulis miliki, maka penulis merasa perlu untuk membatasi masalah yang akan dibahas dalam penulisan ini. Sesuai dengan judul, maka didalam laporan ini penulis hanya akan membahas tentang Aplikasi Sensor Passive Infra Red (PIR)

sebagai Detektor Bayi dan Sensor UV-Tron sebagai Detektor Api pada Mobile

Robot ROCEROS-08.

klik disini untuk download selengkapnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: